Perintah dasar Linux dan contohnya


Perintah dasar linux
Linux merupakan Sistem Operasi Text Based maupun GUI (Grafical User Interface) yang dapat disesuaikan dengan penggunaanya. Linux dengan mode GUI biasanya digunakan untuk operasional kerja kantoran yang dipasang di Personal Computer (PC) maupun Laptop, sedangkan yang mode TEXT biasanya digunakan untuk kepentingan Server. Mode text tidak membutuhkan resource yang besar dan sangat ringan bahkan untuk PC jadulpun masih mampu untuk di install dengan mode ini.

Mode Text sangat cocok digunakan untuk server, karena dengan mode text ini beban kerja server menjadi lebih ringan. Untuk menjalankan mode text ini harus diketikan, tidak melalui klik mouse seperti yang GUI. 

Struktur Direktori pada sistem linux ini berbeda dengan sistem windows. Pada sistem linux tidak dikenal atau ditemukan drive, seperti Drive A, Drive C, Drive D dan sebagainya. Sistem linux hanya mengenal direktori utama yaitu root ( / ) atau slash dan direktori lainya berada dibawah direktori root

Baca : Sejarah dan keuntungan menggunakan Linux

Berikut ini adalah Perintah dasar linux menggunakan mode Text based:

cd
Digunakan untuk berpindah ke direktory lain
Contoh bentuk umum perintah:
root@debian:# cd / (kembali ke root)
root@debian:# cd .. (kembali ke direktory dibawahnya)

clear
Digunakan untuk membersihkan seluruh layar di terminal
Contoh bentuk umum perintah:
root@debian:# clear (membersihkan layar)

chmod
Digunakan untuk  memberikan atau mengatur hak akses suatu file/direktory
Contoh bentuk umum perintah:
root@debian:# chmod 775 / (memberi hak akses rwx pada direktori )

cp
Digunakan untuk menyalin (meng-copy) suatu file
Contoh bentuk umum perintah:
root@debian:# cp /home/dataku.txt  /home/document (mengcopy file dataku.txt yang berada di direktori home ke direktotori document  )

rm
Digunakan untuk menghapus suatu file atau direktory
Contoh bentuk umum perintah:
root@debian:# rm dataku.txt (menghapus file dataku.txt )
root@debian:# rm document (menghapus direktori document)

date
Digunakan untuk menampilkan tanggal dan waktu
Contoh bentuk umum perintah:
root@debian:# date (menampilkan hari, tanggal, bulan dan tahun sekarang)

mkdir
Berfungsi untuk membuat direktory baru
Contoh bentuk umum perintah:
root@debian:# mkdir dokumenku (membuat direktori dokumenku)

halt
Digunakan untuk mematikan sistem
Contoh bentuk umum perintah:
root@debian:# halt (mematikan system linux )

ls
Digunakan untuk melihat isi dari suatu direktory
Contoh bentuk umum perintah:
root@debian:# ls (melihat/ menampilkan isi direktori)

exit
Untuk keluar dari sistem
Contoh bentuk umum perintah:
root@debian:# exit (keluar dari system linux )

passwd
Digunakan untuk mengganti password user
Contoh bentuk umum perintah:
root@debian:# passwd (mengganti password user )


pwd
Digunakan untuk menampilkan nama direktory dimana anda sedang berada
Contoh bentuk umum perintah:
root@debian: /home# pwd (menampilkan nama direktori dimana kita berada )
                                                /home

nano
Digunakan untuk mengedit file
Contoh bentuk umum perintah:
root@debian: /home# nano dataku.txt (mengedit file dataku.txt )

poweroff
Di gunakan untuk mematikan pc
Contoh bentuk umum perintah:
root@debian:# poweroff (mematikan PC/ Laptop )

reboot
Digunakan untuk menghidupkan ulang komputer/laptop
Contoh bentuk umum perintah:
root@debian:# reboot (menghidupkan ulang/ restart PC/Laptop )

restart
digunakan untuk menjalankan ulang service yang sedang berjalan
Contoh bentuk umum perintah:
root@debian:# /etc/init.d restart (menjalankan ulang service init.d )

rmdir
Digunakan untuk menghapus direktory
Contoh bentuk umum perintah:
root@debian:/home# rm dataku (menghapus direktori dataku )

rm -fr
Untuk menghapus suatu file,directory, atau subdirectory
Contoh bentuk umum perintah:
root@debian:/home# rm –fr dataku (menghapus file atau direktori dataku )

shutdown
Digunakan sama  seperti halt yaitu untuk mematikan sistem
Contoh bentuk umum perintah:
root@debian:# shutdown –h now (mematikan sistem linux sekarang)

stop
Contoh bentuk umum perintah:
Digunakan untuk menghentikan sebuah service yang sedang berjalan
root@debian:/home# /etc/init.d stop (menghentikan service init.d )

start
Digunakan untuk menjalankan sebuah service
Contoh bentuk umum perintah:
root@debian:/home# /etc/init.d start (mnjalankan service init.d )

sudo
Berfungsi menjalankan sebagai root, tetapi pada debian 8.01 atau yang lebih baru sudo merupakan paket aplikasi yang harus di install lebih dulu agar bisa dijalankan
Contoh bentuk umum perintah:
root@debian:$ sudo -i
[sudo] password for saya: _ {masukan password root anda untuk menjalankan/ bertindak sebagai root)

touch
Digunakan untuk membuat file dalam keadaan kosong
Contoh bentuk umum perintah:
root@debian:/home# touch dataku.txt (membuat file kosong bernama dataku.txt )


who
Untuk mengetahui daftar pemakai yang sedang aktif (Login)
Contoh bentuk umum perintah:
root@debian:/home# who (mengetahui daftar pemakai yang sedang aktif)

install
Untuk menginstall paket yang dibutuhkan dengan menggunakan perintah apt-get (debian)
Contoh bentuk perintah:
root@debian:/home# apt-get install apache2 (perintah menginstall paket/aplikasi apache2 pada linux debian)

Uninstall
Untuk menguninstall paket yang dibutuhkan dengan menggunakan perintah apt-get (debian)
Contoh bentuk perintah:
root@debian:/home# apt-get purge apache2 (perintah menguninstall paket/aplikasi apache2 pada linux debian)

ifconfig
Digunakan untuk melihat informasi pada kartu jaringan, seperti ip address, mac address dan lain-lain
Contoh bentuk perintah:
root@debian:/home# ifconfig (perintah untuk melihat informasi pada kartu jaringan, seperti ip address, mac address)
root@debian:/home# ifconfig eth0 (perintah untuk melihat informasi pada kartu jaringan eth0, seperti ip address, mac address)

BLOG'E WASITO
BLOG'E WASITO Hanya seorang "Pembelajar"

Berlangganan via Email