Konfigurasi Web Server untuk Installasi Wordpress pada Linux Debian 8.0

A. Web Server

Server web (Web Server) merupakan software ataupun hardware yang berfungsi memberikan layanan data dan menerima permintaan HTTP atau HTTPS dari client, biasanya permintaan data ini berasal dari web browser. Kemudian mengirimkan kembali hasilnya ke klient dalam halaman-halaman web yang berbentuk dokumen HTML.

Baca : Konfigurasi https pada linux debian 8.x

Permintaan client menggunakan web browser seperti Chrome, Modzilla, Internet Explorer, Netscape Navigator, dll kepada web server, kemudian web server akan memproses permintaan itu dan memberikan hasil prosesnya berupa data terdiri atas berkas teks, gambar, video, dan lainnya melalui browser. Data ini mempunyai format yang standar, disebut dengan format SGML (standar general markup language).

Data berupa gambar, video dan audio akan ditampilkan oleh browser, sedangkan lynk hanya mampu menampilkan text saja.

Contoh Topologi

Konfigurasi Web Server untuk Installasi Wordpress pada Linux Debian 8.0


B. Konfigurasi Web Server pada Linux Debian 8

Untuk membuat Web Server menggunakan Debian ada paket/ aplikasi yang harus di install, antara lain : apache2, php5, lynx, mysql-server, phpmyadmin

Dalam membuat Web Server di sarankan agar terlebih dulu membuat DNS Servernya. Dalam praktik ini diasumsikan kita sudah membuat DNS Server dengan ketentuan berikut:

Nama Domain        : sekolah.sch.id
Vitual host/domain : tkj.sekolah.sch.id
IP Address              : 172.16.10.1/29

Langkah-langkah membuat/ konfigurasi WEB SERVER linux debian 8 adalah sbb:

1. Install aplikasi apache2, php5, lynx, mysql-server, phpmyadmin dan ssh dengan cara sbb:

#apt-get install apache2 php5 lynx mysql-server phpmyadmin ssh

2. Kemudian Konfigurasikan file “000-default.conf” yang ada pada direktory /etc/apache/sites-available dengan perintah sbb:

#cd /etc/apache/sites-available

Kemudian edit file 000-default.conf dengan cara sbb:

#nano 000-default.conf

Dan ubah “ServerAdmin” dan “ServerName” menjadi sbb:

ServerAdmin admin@sekolah.sch.id
ServerName www.sekolah.sch.id

3. Copykan file “000-default.conf” ke “tkj.conf” dengan cara sbb:

#cd /etc/apache2/sites-available
#cp 000-default.conf tkj.conf

4. Edit file “tkj.conf” dan konfigurasikan menjadi sbb:

#nano /etc/apache2/sites-available/tkj.conf

Kemudian ubah “ServerAdmin” dan “ServerName” dan tambahkan "ServerAlias" menjadi sbb:

ServerAdmin admin@sekolah.sch.id
ServerName www.sekolah.sch.id
ServerAlias tkj.sekolah.sch.id

Tentukan Document Rootnya untuk website yang akan dipasang, misal Document Root akan dipasang di direktori “/var/www/tkj” maka rubah menjadi sbb:

DocumentRoot /var/www/tkj

Tentukan Direktory untuk website yang akan dipasang (samakan dengan document rootnya), misal Direktory web akan dipasang di direktori “/home/tkj” maka rubah menjadi sbb:

<Directory /var/www/tkj/>

5. Simpan konfigurasi tersebut menggunakan perintah CTRL+O dan tekan enter
6. Keluar dari text editor dengan cara CTRL+X
7. Buat direktori “tkj” didalam direktori “/var/www” untuk menempatkan/ mengupload website yang sudah dipersiapkan dengan perintah:

#mkdir /var/www/tkj

8. Buat file html atau php dalam direktori “/var/www/tkj” dengan perintah:

#nano /var/www/tkj/index.php

Kemudian ketikan isi file dari “index.php” dengan kalimat yang kita inginkan, contoh:

“SELAMAT DATANG DI BLOG TKJ”

9. Aktifkan file “000-default.conf” dan “tkj.conf” dengan perintah:

#cd /etc/apache2/sites-available
#a2ensite 000-default.conf
#a2ensite tkj.conf

10. Reload apachenya agar bisa menjalankan file-file web yang ada di direktori default dan tkj dengan perintah:

#/etc/init.d/apache2 reload

Jika tidak ada error berarti instalasi dan konfigurasi web server pada linux debian 8 sudah berhasil, untuk menguji hasil konfigurasi tersebut bisa dilakukan dengan 2 cara yaitu melalui console dengan menggunakan perintah “lynx” maupun langsung melalui web browser, contoh:

#lynx 172.16.10.1

Jika muncul tulisan SELAMAT DATANG DI BLOG TKJ berarti web server sudah oke

11. Konfigurasi IP LAN (client) jika menggunakan IP Static

Konfigurasi Web Server untuk Installasi Wordpress pada Linux Debian 8.0

12. Uji Koneksi dengan cara melakukan ping dari client

Ping 172.16.10.1 (ip address DNS Server)
Ping sekolah.sch.id (Nama Domain)
Ping www.sekolah.sch.id
Ping tkj.sekolah.sch.id

Jika jawabanya replay semua maka koneksi dari LAN ke DNS sudah terhubung dengan baik dan konfigurasi DNSnya berjalan dengan baik

Jika jawabanya request time out maka cek kembali IP Address maupun kabel yang terpasang pada jaringan tersebut.

13. Buka browser dan ketikan alamat web yang sudah kita buat pada url

Konfigurasi Web Server untuk Installasi Wordpress pada Linux Debian 8.0

14. Jika belum muncul seperti diatas maka cek kembali koneksi maupun konfigurasi web servernya

Untuk melihat apakah web server sudah berfungsi dengan baik atau belum silahkan cek melalui browser dengan mengetikan alamat http://ip-adress atau http://nama-domain. Sedangkan untuk membuat http menjadi https (secure) silahkan baca Konfigurasi https di linux debian pada artikel berikutnya

INSTAL CMS (Wordpress) menggunakan remote SSH

1. Buka/ jalankan winscp dari client
Konfigurasi Web Server untuk Installasi Wordpress pada Linux Debian 8.0

Jika tidak bisa login root menggunakan ssh silahkan baca Mengatasi gagal login root via remote ssh pada linux debian 8

2. Upload file-file wordpress dari computer ke server menggunakan winscp

Konfigurasi Web Server untuk Installasi Wordpress pada Linux Debian 8.0

3. Atur hak akses menjadi read-write pada direktori www/html dan seluruh file wordpress dengan cara klik kanan pilih properties seperti gb.berikut

Konfigurasi Web Server untuk Installasi Wordpress pada Linux Debian 8.0


4. Install wordpress dari client

Buka browser (mozila/ie)

- Buat database menggunakan phpmyadmin dengan cara buka http://172.16.10.1/phpmyadmin seperti gb.berikut

Konfigurasi Web Server untuk Installasi Wordpress pada Linux Debian 8.0


5. Install wordpress dengan cara buka http://172.16.10.1

Konfigurasi Web Server untuk Installasi Wordpress pada Linux Debian 8.0

Konfigurasi Web Server untuk Installasi Wordpress pada Linux Debian 8.0

Kemudian isikan Database Name, Username, Password dan Database Host seperti gambar dibawah

Konfigurasi Web Server untuk Installasi Wordpress pada Linux Debian 8.0

Kemudian akan muncul seperti gambar dibawah ini:

Konfigurasi Web Server untuk Installasi Wordpress pada Linux Debian 8.0

Isikan Site title dengan Judul Website serta username dan password yg akan kita buat

Konfigurasi Web Server untuk Installasi Wordpress pada Linux Debian 8.0

Kemudian klik oke sehinnga akan muncul tampilan website yg tadi kita buat seperti dibawah ini:

Konfigurasi Web Server untuk Installasi Wordpress pada Linux Debian 8.0

Selamat mencoba ................
BLOG'E WASITO
BLOG'E WASITO Hanya seorang "Pembelajar"

2 comments for "Konfigurasi Web Server untuk Installasi Wordpress pada Linux Debian 8.0"

Post a comment

Berlangganan via Email